Gimana rasanya mati 3 tahun dan akan dihidupkan lagi berkat rasa bosan di kantor?
Itu pertanyaan yang cocok untuk blog gue ini karena iya, dia mati 3 tahun lebih dan hari ini akan dihidupkan lagi. Bukan oleh Nabi Isa atau dilompati kucing, tapi karena rasa bosan di kantor plus saran dari ChatGPT.
Jadi...
Hai blog?
Akhirnya gue kembali lagi, akhirnya gue menulis lagi, akhirnya blog ini hidup lagi.
Akhirnya gue pulang.
Pulang dari mana, ya btw?
Kalau blog ini adalah sebuah rumah tinggal, mungkin 3 tahun ini bisa dibilang gue sibuk mampir ke rumah-rumah lain dan ngontrak beberapa waktu di sana. Gue mencicipi tinggal dan makan di rumah-rumah lain selama 3 tahun ini. Rumah yang gue kira bisa gue pakai untuk habisin waktu atau tinggal selamanya di sana, ternyata enggak juga. Ternyata gue bosan juga di sana dan berjalan kembali ke rumah awal gue.
Rumah lama ini ternyata masih sama, cuma sedikit kusam, berdebu, dan berantakan. Banyak benda yang bikin gue flashback dan inget hal-hal yang gue pernah lakukan disini. Yang sedikit berbeda adalah plang jalan rumahnya, sudah dipakai penipu-penipu mancanegara buat menjaring mangsa.
Gue pengen tinggal dan merawat rumah ini lagi. Pertanyaannya: akankah gue betah? Atau gue bosen dan pergi lagi?
Dengan kesibukan gue saat ini yang lebih banyak butuh 'kehadiran fisik' daripada pikiran, rasanya gue bisa tinggal di blog ini lagi, seenggaknya untuk sekarang. Di sela-sela pekerjaan, ternyata masih ada ruang buat pulang ke sini.
Gue juga merasa, gue harus menulis lagi. Semakin berumur gue semakin merasa bodoh. Orang bilang, menulis dan membaca membuat otak kita terus terasah untuk berpikir. Gue terima nasehat itu.
Tapi tunggu.. blog ini akan dihidupkan kembali berkat rasa bosan di kantor? Padahal dulu, pun blog ini ditinggal karena rasa bosan juga. Duh, kenapa alasannya sama?
Orang mungkin yakin rumah ini bakal gue tinggal lagi karena bosan. Bisa jadi.
Tapi untuk malam ini, lampunya sudah gue nyalain lagi.
Dan itu cukup.
Semoga di rumah pertama gue ini, gue betah stay untuk waktu yang lama. Pun kalau memang punya rumah baru ke depan, semoga rumah ini tetap terawat dan gue nggak lupa untuk kembali.

0 komentar:
Posting Komentar