Tampilkan postingan dengan label covid-19. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label covid-19. Tampilkan semua postingan

4 Oktober 2021

2

[Review] Face Care Nggak Lengket Dari Scarlett

Setiap orang memiliki caranya sendiri untuk menyikapi pandemi covid-19. Ada yang menganggap ini waktu yang tepat untuk family time di rumah, ada yang menjadikan pandemi ini ajang memanjakan sifat introvertnya dengan anteng di kamar aja sendirian, dan ada juga yang waktu pandemi ini jadi rajin nabung alias berhemat. Sedangkan buat gue yang sebelum pandemi sering jalan-jalan, pandemi jadi waktu yang cocok untuk merawat kulit wajah secara total. Mumpung banyak di rumah dan nggak kena polusi, ngerawat kulit jadi lebih efektif.

Kebetulan, minggu lalu gue mendapat kiriman face care dari Scarlett Whitening.

Sebelum ini, gue sudah pakai produk skincare dari Scarlett. Gue naksir dengan baunya dan karena gue pakai secara teratur, kulit gue makin cerah. Jadi, gue seneng banget ketika dikirimin face-carenya ini. Nggak sabar buat coba!

Akhirnya gue nyobain dan gini pengalamannya..

Paket yang dikirim Scarlett ada 2; brightening facial wash dan acne serum. Dengan box yang segede gitu, gue pikir bakal dapet lebih dari 2 produk.

Brightening Facial Wash

sumber: website Scarlett

Si jangkung cantik yang harganya cuma IDR 75.000 ini sukses bikin gue tertarik buat ngepoin isinya. Gimana enggak? Dari luar keliatan kalau di dalam botol facial wash itu terdapat banyak kelopak bunga mawar pink. Dengan melihat dari luar, otomatis bau bunga mawar tergambar di kepala gue, padahal facial wash ini baunya nggak terlalu wangi.

Di dalam Scarlett Whitening Facial Wash terdapat kandungan Rose Petals, makanya tampak seperti ada kelopak mawar di dalamnya. Gue nggak tau itu kelopak asli atau bukan, tapi mirip banget dan bisa dipegang! Selain mengandung kandungan rose petals, facial wash ini juga mengandung Aloe Vera, Glutathione, dan Vitamin E yang digadang mampu membantu mencerahkan kulit wajah dan mengontrol minyak berlebih juga. 

Gue pakai facial wash ini untuk cuci muka sebelum tidur dan kalau habis bepergian dari luar. Gue punya beberapa facial wash alias sabun muka, tapi Scarlett Brightening Facial Wash adalah salah satu yang nggak lengket saat diaplikasi di wajah dan nggak bikin kulit wajah kering setelah pakai. Nyaman banget buat daily.

Acne Serum

Jujurly, kulit wajah gue masuk ke dalam tipe kulit wajah yang ribet; berminyak, kering, sensitif, dan gampang jerawatan. Kebayang kan lo seribet apa gue dalam memilih skincare? Perlu solat istikharoh untuk memilih skincare yang tepat dan efisien.

Dapet kiriman acne serum Scarlett, awalnya gue ragu untuk coba. "Gimana kalau abis nyobain ini muka gue makin ancur??" Gue post di story instagram kiriman Sacrlett ini dan temen gue langsung berkomentar minta acne serumnya buat dia aja kalau gue nggak mau pakai. Ternyata dia cocok dan suka dengan acne serum ini. Mendapat komentar seperti itu, gue malah jadinya yakin buat nyobain.

Gue pakai acne serum seharga IDR 75.000 ini nggak tiap hari. Gue pakai pas ngerasa muka lagi capek banget aja dan muncul bruntusan. Gue work from home, jadi kerjaan cuma di dalem rumah, ngadep laptop sampai magrib. Muka sering nggak kena sinar matahari apalagi polusi.

Acne serum Scarlett ini nggak lengket pas gue coba pegang teksturnya. Baunya juga nggak yang menyengat gitu. Waktu diaplikasiin di wajah, langsung meresap dan kering. Cepet banget. Gue pikir awalnya serum ini bakal seperti serum-serum wajah lain yang bikin wajah lengket, taunya enggak.

Gue pakai skincare udah dari jaman SMP. Krim malam adalah yang paling males gue pakai karena lengket dan bikin ga nyaman tidur, nggak bisa nempelin wajah ke bantal. Tapi anehnya, acne serum Scarlett ini meresap banget saking meresapnya nggak nempel di bantal ketika gue tidur. Gokil. Bantal aman, wajah pun menawan.

Hasil

Setelah beberapa minggu pakai 2 skincare dari Scarlett Whitening ini, muka gue menjadi lebih baik. Gue merasa lebih bersih dan minyak sedikit tekontrol. Bekas jerawat yang tadinya terpampang jelas, sedikit memudar.

No filter, cahaya paripurna pagi hari, iphone 6s, ga pakai skincare apa-apa pas foto.
Yang paling gue suka dari 2 produk face care-nya Scarlett Whitening ini adalah; nggak terjadi efek dakjal aneh-aneh ketika gue stop pemakaian. Ya biasa aja gitu, nggak yang tiba-tiba jerawat bermunculan alias ketergantungan. Cuma paling kalau gue nggak pakai acne serum ini sebelum tidur, bangun-bangun wajah berminyak dan nggak nyaman ketika pakai.

Overall, face care dari Scarlett ini recommended buat kalian yang lagi pengen coba face care ringan nggak lebay dari segi bau dan teksturnya. Harganya yang total cuma 150.000 juga menurut gue oke untuk nyobain skin care ini cocok di wajah kalian atau enggak. Nggak usah khawatir, face care ini sudah terdaftar di BPOM, jadi aman.

Anyway, balik lagi ke paragraf awal, selama pandemi ini, kalian lebih sering ngapain?

24 Juni 2020

6

Rapid Test Sebelum Kembali Bekerja

Pandemi covid-19 bener-bener jadi mimpi buruk untuk sebagian besar masyarakat di seluruh dunia. Semua orang merasakan imbasnya, termasuk gue. Gue harus terpaksa mencoret list-list destinasi wisata yang ingin gue kunjungi tahun ini karena keadaan memaksa untuk stay at home.

Jangankan untuk jalan-jalan, untuk kerja balik ke tempat perantauan aja susah. Yang ada di kepala gue sekarang adalah; "stay at home atau mati?".

sumber: The Jakarta Post
Tepat 3 bulan lalu gue meninggalkan Jakarta karena keadaan yang mengkhawatirkan. Orang tua gue hampir nelpon tiap hari ketika gue WFH di kos Jakarta Barat karena kantor ditutup. Mereka khawatir anaknya terkena virus padahal di kos gue hanya anteng di kamar, paling banter ke warteg. Untuk menghindari kecemasan berlebih orang tua, akhirnya gue pulang kampung sampai sekarang.

Hal yang gue lakukan ini juga dilakukan oleh temen-temen gue yang merantau. Mereka pulang kampung ketika keadaan masih belum separah saat PSBB dan kendaraan masih boleh keluar masuk dengan leluasa. Mereka memanfaatkan WFH untuk pulang ke kampung halaman dan stay safe bersama keluarga di rumah.

Setelah tiga bulan menjalani hari-hari dengan anteng di rumah atau mati, pemerintah mulai melonggarkan PSBB di berbagai wilayah dan mulai mengkampanyekan 'new normal'. Katanya, new normal adalah hidup normal baru berdampingan dengan virus corona karena virus corona ini mustahil untuk hilang 100%. Fuck, berdampingan tu sama pasangan, bukan sama virus! Beberapa perusahaan pun mulai kembali membuka bisnisnya dan karyawan-karyawan yang tadinya WFH, harus kembali bekerja di kantor seperti biasa.

Nah, tapi sebelum masuk kantor, perusahaan-perusahaan ini sebagian besar mewajibkan karyawannya untuk menjalani rapid test covid-19 dan karantina mandiri selama 14 hari. Tujuannya biar ketika mereka masuk kantor, ada bukti yang menunjukan kalau mereka bebas dari virus corona dan aman. Gitu.

Beberapa perusahaan memfasilitasi karyawan mereka dengan rapid test gratis dan hotel untuk karantina di dekat kantornya, seperti yang temen gue rasain. Sebelum masuk kantor, dia harus rapid test dan anteng di hotel yang disediain perusahaan karena selama berbulan-bulan ini dia pulang ke Jawa dan kembali kerja di Kalimantan.

Nah, tapi nggak semua perusahaan se'baik' itu untuk memfasilitasi karyawan mereka melakukan rapid test apalagi sampai hotel untuk karantina, padahal mewajibkan rapid test. Yang kayak gini, bikin karyawan mau nggak mau melakukan rapid test sendiri dengan dana pribadi mereka.

Jujur, kalau gue yang harus rapid test covid-19 sekarang, gue bingung harus kemana dan nggak tau bakal bayar berapa. Selama pandemi covid-19 ini gue menjauhi dokter dan rumah sakit. Takut ketularan aja gitu cuy, apalagi pakaian mereka APD gitu gue liatnya kayak astronot. :( mau ganti karet behel berasa ke luar angkasa.

Untungnya, di era modern seperti sekarang, kita dimudahkan dalam berbagai hal termasuk kesehatan. Semuanya bisa online. Cek kesehatan pun lebih mudah karena bisa online, termasuk rapid test covid-19. Yup, buat kita yang bingung tapi butuh rapid test, kita bisa memesan rapid test lewat aplikasi halodoc dan memilih fasilitasnya apa aja dengan harga berapa. Jadi bisa nyesuaiin kantong masing-masing.

Halodoc adalah aplikasi yang lahir di tahun 2016 dan fokus untuk memberikan solusi lengkap dan terpercaya dalam memfasilitasi kesehatan masyarakat secara luas. Beli obat dan vitamin, konsultasi dokter, sampai cari rumah sakit untuk kontrol bisa semua lewat aplikasi smartphone ini. Urusan kesehatan jadi gampang, ada di genggaman.

Di tengah pandemi ini, Halodoc memfasilitasi masyarakat untuk menjalani rapid test di berbagai daerah. Lokasi dan biaya rapid test beragam. Ada rapid test dengan metode drive thru, ada yang lengkap dengan konsultasi dokter, dan lain-lain. Cakep.

Jadi buat kalian yang harus rapid test untuk kembali bekerja atau sekedar memastikan bebas dari virus corona, udah nggak bingung lagi kan harus ngapain dulu?

Sehat selalu ya gais. Stay safe and tetep stay at home aja kalo kalian nggak butuh-butuh banget buat ke luar rumah. Jalan-jalan, pending tahun depan! xD

Teman