Tampilkan postingan dengan label Acer Liquid Z320. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Acer Liquid Z320. Tampilkan semua postingan

4 Agustus 2018

26

Lo Ambisius Banget Sih Jadi Orang? Nggak Bagus Lho

Gue merasa mati. Bukan nggak napas lagi, bukan. Mati yang gue maksud adalah mati dalam berambisi.

Inget banget dulu tahun 2015, salah seorang teman gue bilang: "Lo ambisius banget sih jadi orang? Nggak bagus lho."

Bodohnya gue menelan ucapan itu dan akhirnya mengurangi kadar ambisius yang gue miliki. Dulu gue sangat aktif di kegiatan basket, bikin film pendek, teater, bisnis online shop tanpa kenal waktu, dan lain-lain. Akhirnya semua ikut berkurang intensitasnya karena gue nggak mau dikatain terlalu berambisi.

Sekarang baru nyesel. Hidup tanpa ambisi, rasanya seperti nggak hidup. Mati.

Inget banget dulu ketika SMA dan awal masuk kuliah, gue rajin bikin video atau pun berpergian mencari spot foto yang bagus untuk mengasah skill fotografi gue.

Mereka ini teman-teman yang dulu sama ambisinya bikin video. Jos kan?
Ketika ada waktu luang, gue mengajak teman untuk membuat video musik. Ada lagu asik, terus gue bikin deh videonya. Music video cover namanya.

Bahkan kalau lagi sendirian di rumah, gue sering bikin video stop motion. Beli kertas warna warni, gambar, gunting sana gunting sini, fotoin pakai tripod, jadi deh stop motion video.

Ada yang aneh nggak kira-kira?
Waktu itu yang ada di kepala gue cuma satu: mau bikin video, biar banyak yang suka. Karena ketika gue upload video dan banyak yang suka atau berkomentar positif, rasanya tuh segerrr banget. Macem es kelapa muda dikasih sirup marjan! Enak.

Itu yang bikin gue berambisi untuk terus bikin sesuatu atau nama lainnya konten.

Sekarang semua itu sudah nggak gue rasain lagi. Bahkan ambisi untuk segera lulus pun, nggak ada.

Apa gara-gara gue semakin tua juga ya? Hahaha.

Sekarang kalau gue scroll-scroll instagram, youtube, nontonin video jadul punya sendiri atau liat orang yang masih sangat berambisi bikin konten kreatif setiap hari, rasanya kangen...kangen pengen punya perasaan seperti itu lagi.

Kangen punya ambisi.

Hahaha.

Cuma bisa reuni. Reuni masa lalu dengan karya-karya yang walaupun jelek dan sekarang terlihat ketinggalan jaman dari segi kualitas, bisa bikin kenangan masa lalu muncul lagi dipikiran.

HIKS.

Dimana sih ambisi gue?

Ini beberapa video lama yang kemarin-kemarin gue tontonin lagi. Yang bikin gue akhirnya nulis tulisan ini juga.

Ini video music cover yang bikinnya fun banget. Ramai. Teman-teman gue sangat antusias ketika gue ajakin "eh ini lagu bagus nih. Bikin video yuk besok sore!" Atmosfer kebahagiaannya masih nempel erat di otak.

Ini behind the scenenya. Monmaap kalo mirip tukang pas foto.
Serius gue kangen.


Kalau ini video buat lomba sih dan akhirnya menang, alhamdulillah.

Waktu itu teman SMA, Anton, ngabarin kalau Acer lagi ngadain lomba video stop motion. Dia ngabarin gue karena tau gue hobi bikin stop motion. Akhirnya bikin dibantu dua teman dan voila! Jadi deh video ini.

Video ini gue bikin siang-siang di lapangan tenis. Gue sama sekali nggak merasa kepanasan. Yang ada cuma fun fun and fun.


Hahaha. Ini video yang memorable sih. Disaat siswa kelas 3 lain corat coret, gue masih rapi berpakaian OSIS putih abu-abu dengan kamera canon dikalungkan di leher sibuk merekam momen. Selama gue edit video ini, gue senyum-senyum sendiri inget betapa bahagianya hari kelulusan itu dan gue berpikir momen ini kudu gue dokumentasiin dengan baik nih. Dan ketika video ini jadi, teman-teman SMA gue memuji hasil videonya. Perasaan itu nggak bakal gue lupain.


Video stop motion yang gue bikin di kamar sendirian. Video ini gue bikin cuma gara-gara gue suka lagunya Afgan tanpa memperhitungkan timing yang pas buat pergerakan gambarnya. Jadilah...berantakan.

Itu sih beberapa video masa lalu ketika gue masih berambisi untuk selalu bikin dan bikin. Banyak video lain yang gue buat, ada di youtube gue kalau kalian mau nonton.

Gue juga dulu sering ke lapangan kompleks malem-malem bawa senter dan kamera buat bikin bulb. Teman setia gue bikin bulb si Izzun Abdussalam. Kalau lagi takut dikunciin Bapak karena pulang malem, gue bikin bulb di kamar biasanya.

Bulb yang dibikin di kamar
Gue bener-bener kangen masa-masa berambisi itu.

Sekarang gue benci kalimat Lo ambisius banget sih jadi orang? Nggak bagus lho.

Kalimat yang cuma bisa matiin semangat-semangat orang untuk 'hidup'.

Dimana ya, gue bisa temuin ambisi gue itu lagi? Ada yang tau?

"Ahh, skripsian dulu aja lah Rih"

31 Januari 2016

15

Anak Senang, Orang Tua Tenang, Kakak Nyaman dengan Acer Liquid Z320

Jagain adek atau anak yang masih kecil di zaman teknologi yang semakin canggih seperti sekarang ini susahnya minta ampun. Nggak cuma jagain si kecil dari bahaya jatuh ketika bermain, tapi juga jagain dari bahaya gadget.

Gue punya adek kelas 2 SD, namanya Aqsha, hobinya main game di gadget. Tiap hari yang dipegang gadget. Bangun tidur yang dicari gadget. Pulang sekolah langsung pegang tab. Baterai tab habis, ganti menggerayangi smartphone orang tua. Setelah smartphone orang tua meledak gara-gara panas, gantian ngerebut smartphone gue.

foto oleh Farih Ikmaliyani

foto oleh Farih Ikmaliyani

Orang tua jelas khawatir dan nggak tenang dengan kecanduannya Aqsha bermain gadget ini. Mereka takut Aqsha membuka konten-konten yang nggak sesuai umurnya. Tapi orang tua gue nggak bisa berbuat banyak. Mereka sibuk kerja dan nggak begitu paham mengenai teknologi. Maka, gue yang diberi mandat buat jagain Aqsha bermain gadget.

"Kak, adeknya dijagain ya jangan sampai buka konten yang ada pornonya."
"Iya Bu..."
"Kak, adeknya dijagain ya jangan sampai download-download game aneh-aneh."
"Iya Bu..."

Gue bingung. Gue galau. Masalahnya gue nggak bisa 24 jam ada di samping Aqsha buat jagain dia main gadget dan gue juga nggak terlalu cerdas mengenai teknologi. Gue nggak tau caranya ngeblokir konten-konten dan game berbahaya buat si Aqsha.

Hidup gue sebagai kakak mulai nggak nyaman. Gue disuruh nungguin Aqsha main game setiap hari dan ngecekin gadgetnya setiap kali dia selesai main. Gue harus memastikan lewat history internetnya, Aqsha buka apa aja, main game apa aja, dan nonton video apa aja.

Lelah lama-lama.

Kemudian gue berkhayal...
Andaikan ada gadget yang aman buat anak-anak.
Andaikan ada gadget yang aman buat anak-anak dan harganya murah.
Andaikan ada gadget yang aman buat anak-anak, harganya murah, dan fiturnya mewah.

Setelah mencari dan mencari, akhirnya gue menemukan smartphone yang cocok banget buat Aqsha dan memenuhi semua 'andaikan' yang tadi gue sebutin! Gue kira gadget kayak gitu cuma mimpi, ternyata beneran ada. Namanya Acer Liquid Z320!


Gila! Bentuk bodynya aja keren banget. Elegan, keren, kece, cantik, dan pas di tangan. Smartphone ini nggak cuma cantik fisiknya aja guys, tapi isinya juga cakep!

Yuk bahas.


Body belakang Acer Liquid Z320 ini memakai disain hairline brush yang memberi kesan kokoh dan juga dibuat melengkung agar pas digenggam satu tangan. Frame tengah dibuat dengan proses NCVM (Non-Conductive Vacuum Metalizing) yang memperkuat disain elegannya. Bobot yang hanya 14 gram membuat smartphone ini nggak terlalu berat untuk dipakai anak kecil.

Acer Liquid Z320 dibekali dengan layar berukuran 4.5-inch yang pas di tangan kita orang Indonesia dan didukung resolusi 854x480 pixel yang bikin baterai smartphone ini awet. Nggak jaman lagi hang-out bawa-bawa powerbank atau pun kabel charger.

Jenis layar yang digunakan Acer Liquid Z320 adalah In-Plane Switching (IPS) yang membuat layar tetap terlihat jelas ketika dipakai di bawah sinar matahari dan dari sudut pandang ekstrem mana pun. Apalagi ditambah teknologi BluelightShield yang membuat mata kita nggak capek ketika memakai smartphone ini dalam waktu yang lama. Cocok banget buat mata anak kecil kayak Aqsha.

Speaker Acer Liquid Z320 sudah menggunakan DTS Sound. Jadi suara yang dikeluarkan dari smartphone ini jernih dan lebih detail. Pakai earphone atau pun enggak, suaranya sama-sama jernih. Cocok buat dengerin lagu ketika lagi di perjalanan atau pun buat main game. Suara asik, game jadi terasa makin real.


Meskipun belum memakai 4G LTE, Acer Liquid Z320 sudah menggunakan kecepatan internet seluler HSDPA yang bisa mencapai kecepatan 42Mbps. Sudah cocoklah buat browsing, chatting segala macam tanpa menyedot banyak daya baterai.

Kamera gimana kamera?
Ini nih, yang dicari kakak gaul kayak gue ada di smartphone cantik ini. Kamera belakang 5MP dan kamera depan 2MP auto focus, serta fitur Gourmet Mode akan membuat gue semakin sering cekrak cekrek foto sana-sini. Gourmet Mode merupakan fitur kamera yang ada di kebanyakan smartphone canggih yang membuat kamera dapat menyesuaikan fokus dan warna saat kita memotret makanan. Jadi foto makanan akan terlihat lebih lezat dari aslinya. Misalnya saja kita motret semur jengkol, hasilnya akan terlihat seperti steak daging sapi!



Nah, itu tadi mengenai fitur smartphone biasa yang ada di Acer Liquid Z320.

Ada lagi fitur istimewa, spesial hanya di Acer Liquid Z320, dan inilah yang paling gue impikan selama menjadi seorang kakak, yaitu: Acer Liquid Z320 dilengkapi dengan fitur Kids Center!

Apa itu Kids Center?
Kids Center adalah sebuah ekosistem yang dirancang pada smartphone dan khusus ditujukan untuk anak-anak. Jika fitur Kids Center ini diaktifkan, maka smartphone akan full 100% berisi konten-konten yang aman buat anak-anak. Segala macam konten dewasa dan berbahaya untuk anak-anak nggak mungkin bisa masuk ke smartphone kita berkat Kids Center ini.

Dengan Kids Center, game yang dapat didownload si kecil pun terbatas hanya game anak-anak yang aman dan sesuai umur mereka. Orang tua atau pun kakak kayak gue ini juga nggak perlu repot jagain 24 jam dari dekat karena kita bisa membatasi pemakaian gadget si kecil dengan Kids Center.

Kids Center memiliki tampilan full color dan ikon-ikon di dalamnya yang warna-warni membuatnya beda dari tampilan android pada umumnya. Warnanya eye-catching, unyu, anak kecil jelas suka. Aqsha nggak bakal ngelirik smartphone gue lagi deh.

Kita juga nggak perlu cemas ketika anak atau adek kita merengek minta noton video di youtube. Tampilan youtube di Kids Center berbeda dengan tampilan youtube yang biasanya. Kids Center mendisain agar anak kecil tidak tersesat dengan mengklik saran-saran video yang nggak sesuai dengan umurnya. Dengan Kids Center, channel-channel yang muncul hanya channel-channel youtube yang edukatif dan sesuai dengan umur anak di bawah 12 tahun.


Terdapat juga fitur Coloring Pages yang memungkinkan anak atau adek kita tetap kreatif mewarnai dan yang menurut gue paling unik adalah fitur kamera di Kids Center. Gimana nggak unik coba. Kamera Kids Center Acer Liquid Z320 ini memungkinkan anak-anak berselfie ria dengan berbagai bingkai lucu di dalamnya. Jadi hasil selfie si kecil bisa keliatan lebih unyu gitu dengan bingkai-bingkai lucunya. Apalagi galeri penyimpanan foto anak terpisah dari galeri utama. Jadi adek kita nggak bisa lihat foto mesra kita sama pacar deh. HAHAHA.

Dengan segala macam kecanggihan smartphone Acer Liquid Z320 tadi, nggak bikin smartphone ini jadi susah dioperasikan kok. Pengaturannya mudah dipahami untuk para orang tua yang gaptek (gagap teknologi) kayak orang tua gue. Orang tua atau kakak cukup membuat akun untuk segala pengaturan Kids Center dan membatasi konten untuk si kecil.


Harga yang ditawarkan untuk smartphone sekeren ini hanya berkisar 1 juta rupiah. Tepatnya Rp999.000,00 kata website resmi Acer. Murah banget kan!

So, tunggu apa lagi? Yuk beli smartphone mewah harga murah ini buat adek-adek atau anak-anak kita. Dengan Acer Liquid Z320, anak senang, orang tua tenang, kakak nyaman! \=D/

Teman